Arrai, seorang penyiar berbasis di Damaskus yang merupakan penyiar pro-Gaddafi, mengatakan pada Minggu malam (16/10) bahwa Khamis pada hari Sabtu 29 Agustus tewas di Tarhuna, sekitar 80 kilometer barat daya Tripoli saat berperang melawan"musuh tanah air."
Sepupunya Muhammad, putra Gaddafi dan kepala intelijen Abdullah al-Senussi, tewas dalam insiden yang sama, tambahnya lagi.
Ini adalah pertama kalinya media pro-Gaddafi sendiri yang telah mengkonfirmasi kematian Khamis, yang kematiannya telah diumumkan beberapa kali sejak konflik meletus di Libya tetapi selalu ditolak oleh rezim Gaddafi.
Pernyataan resmi paling baru mengenai kematiannya datang pada tanggal 29 Agustus ketika Menteri Kehakiman interim, Mohammed al-Allagy mengatakan, pada Sabtu, ia telah dibunuh dan dikubur di Tarhuna.Namun pernyataan itu dibantah oleh saluran pro-Kadhafi.
Khamis (28) adalah seorang komandan sekelompok brigade yang dianggap sebagai kekuatan yang paling efektif dan setia kepada pemimpin Libya, Muammar Gaddafi.(Ag/Sia)























