Pos-pos ini akan terhubung ke kantor ulama untuk menjawab pertanyaan para peziarah haji pada setiap waktunya, kata Asisten Wakil dari Presidensi Yousuf bin Abdullah Al-Wabil yang mengumumkan hal ini pada hari Ahad (16/10).
Dia mengatakan kepada Arab News bahwa lebih dari 50 ahli akan bekerja 24 jam sehari untuk bimbingan dan memberi arahan di pintu gerbang King Abdul Aziz, Ajyad dan Al-Fatah di samping daerah lain di dalam Masjidil Haram.
Al-Wabil mengatakan, lebih dari 20 guru agama akan memberi pelajaran di Masjidil Haram setelah shalat fajar, Dhuhur, Maghrib dan Isya dimana Headphone akan tersedia di tempat-tempat khusus untuk perempuan, dan di plaza yang berada di sekitar Masjidil Haram untuk memungkinkan jamaah mengikuti pelajaran, katanya lagi.
Menurut Al-Wabil, khotbah Jumat akan diterjemahkan ke dalam bahasa isyarat di lantai pertama Masjidil Haram untuk orang-orang tuli.
Dia mengatakan, 78 karyawan tetap dan musiman akan bekerja di departemen bimbingan untuk memberikan pelayanan kepada para tamu Allah yang akan menunjukkan kepada mereka tentang hukum Syariah.(Arn)
sumber: sabili.co.id























